Seperti salju. Tapi ternyata didalmnya lava yang menghentikan nafas.

Jukalau aku dingin itu karena aku ingin menyeimbangkan bara yang ada dalam diriku.

Jika datar itu karena aku hanya ingin kau berjalan tanpa hambatan.

Jika sejuk itu karena ada banyak yang mensyukurinya dari menggerutu atas hal itu.

Jika senyum dan tawa, itu karena lebih terlihat ringan dan sederhana.

Jika diam itu karena aku sedang menjaga dinding yang sedang bergetar hebat.

Jika ada airmata. Itu karena aku sudah lelah.

Semua ada batas… karena aku bukan Tuhan.

Sampai detik ini kalian belum memutuskanya.

Keputusan yang tak pernah aku harapkan.

Tapi itu yang terbaik untuk kalian.

Aku sudah dewasa memang.

Tapi Haruskah….

Terlalu lama aku menahan bendungan lava ini.

Seperti kau memikirkan yang terbaik.

Aku ingin akhiri dengan memikirkan yang terbaik dengan caraku.

Kalau ini yang terjadi. Berarti ini sudah menjadi agenda Tuhan.

Biarkan saja tumpah untuk kehidupan yang baru lagi.

Baiq Hilyati Fajri

Categories: Curhat | 6 Komentar

Navigasi tulisan

6 pemikiran pada “Seperti salju. Tapi ternyata didalmnya lava yang menghentikan nafas.

  1. Putu Semadiyasa Bagoes

    Jika hidup… Karena sudh menjdi takdir tuhan untuk dijalani…
    Manusia mempunyai suratan takdir…
    Bukan pilihan…
    Jadi hal terbaik yang harus dilakukan adalah menjalani suratan takdir…

    Semoga pikiran baik, datang dari segala penjuru!

  2. your brother

    Mengapa hidup ini tak pernah terlihat menghiraukanku letihku. sempurna dengan kesalahan.begitulah yang terlihat dari mata-mata yang memangdang dengan mata kepalanya….

    • sabar bro. Kita pasti bisa jalani hidup ini. Kita kan saudara yang hebat. Ingat dek kita gak boleh terpuruk terlalu lama… karna yang memang tak ada yang abadi kecuali sang Pencipta. Buat keaadaan kita sekarang sebagai titik ekstrim untuk menuju kebahagiaan.Bukankah kamu sendiri yang bilang kalok kamu lebih kuat dari yang orang lain lihat??! dan aku percaya itu.

  3. hey u
    lama gak nyapa ya bro

    liat tilisan kayaknya sama ama
    nama pena guwa
    kwkwkwk

    makin mantap aja nulis ya biar
    yang baca makin menikmatinya :D

  4. ntar mampir lagi d blog gwa ye
    kwkwkwkw

    pokoknya mantep aja buat nona krudungan
    hahaha

    BTW
    buat ni tulisan
    karna ap ya?

    • tulisan ini hanya suarahati yg lelah liat orang berantem mulu bro. istilahnya yasudahlah kalok memang udah gak sejalan kalian akhiri saja.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Twitter


!function(d,s,id){var js,fjs=d.getElementsByTagName(s)[0];if(!d.getElementById(id)){js=d.createElement(s);js.id=id;js.src="//platform.twitter.com/widgets.js";fjs.parentNode.insertBefore(js,fjs);}}(document,"script","twitter-wjs");

Blog pada WordPress.com. Tema: Adventure Journal oleh Contexture International.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 103 pengikut lainnya.