Pagi ini aku bangun kesiangan, aku bangun jam setengah enam, aku buru-buru ke kamar mandi untuk wuduk ngejer waktu ceritanya. Abis itu sholat subuh (sholat pagi) Ya terus mandi tidak lupa mengosok gigi, abis mandi ku pake baju baru berangkatt ke kampus. aku naik angkot berrrr jalan kaliurang masih dingiiin. Di angkot aku bersama banyak orang jompo dan turis-turis yang mungkin ingin melancong ke Merapi. Well, di dalam angkot tiba-tiba terasa hangat sekali. Si embah-embah menyapaku dengan bahasa jawa, aku ngerti sih tapi aku gak bisa bales ngomong pake bahasa jawa. Tapi mereka mengerti aku pasti orang luar. Yaampuun rasanya kayak dirumah sendiri. Sama turis-turisnya aku disuruh ngomong sama si embah-embahnya. Jadi aku semacam perantara diantara embah-embah dengan para turis. “Ndok takone si menir, kok kulitne iso putih ngono… khekhekhe..” Si embah tertawa terkekeh-kekeh. Pertanyaan basa-basi..hehe, tapi lucu juga buat ditanyain. Well aku pun tanyakan sama si turis “They are pleased to me to ask you, why you have white skin?”.Lol. Aku dan turis-turis tertawa, si mbah-embah juga ikut tertawa. “Tell them we always take bath with flour” Si turis rupanya mau berguyon ria. Tu mbah mereka bilang mereka mandi pake tepung makanya iso putih. “Tenane??” Si mbah putri gak percaya.” Khahahaha, si embah kayaknya mau coba juga ya??” Hahaha aku tertawa dengan simbah, dan turis-turis tersenyum. “She said, that’s good to try. Ya bath with flour.Lol.” Perbincangan kamipun berlanjut, saling bertanya-jawab. Hingga hanya beberapa menit saja akhirnya angkot sampai di depan gerbang kampus Universitas Islam Indonesia tercinta. Well, perpisahan selalu ada setelah pertemuan. Itulah kisah hangat, beberapa menit di dalam angkot pagi ini.
Kisah hangat
Categories: Curhat, Share
Tags: gerbang, jompo, kaliurang, kamar mandi, melancong, pake, ramah, turis, universitas islam indonesia
Tinggalkan komentar


Komentar Terakhir